Investasi Properti Selagi Muda Ku

investasi properti

Beberapa bulan ini, bagi anda pembaca surat kabar nasional, pasti sering melihat iklan tentang sebuah workshop property. “Beli properti tanpa uang, bahkan dapat uang” begitu sensasional tagline-nya. Woww.. benarkah? Percayakah anda ada orang yang mampu mendapatkan sebuah rumah mewah tanpa mengeluarkan uang sepeserpun? Bahkan katanya dapat cash back dari bank hingga ratusan juta rupiah? Hari gini apakah mungkin? Akan saya ceritakan lebih lengkap. Tenang saja, anda pasti dapat jawabannya.

Nah, saya sendiri yang sedikit banyak memiliki background pendidikan properti. Di kampus dulu, saya mempelajari penilaian properti untuk keperluan pengenaan pajak bumi dan bangunan. Tentu saya mempelajari berbagai aspek yang menentukan nilai dan harga sebuah properti. Di samping itu, saya juga sempat mengecap pendidikan di enterpreuner university (EU). Di salah satu sesi kelasnya, juga diajarkan tentang bagaimana kita menggunakan properti sebagai backup dari sebuah bisnis/usaha yang kita jalankan.

Walau sedikit banyak mengetahui tentang investasi properti, saya terpancing juga untuk mengikuti salah satu workshop tentang properti awal bulan juli lalu. Yang saya pilih adalah lembaga senior saya di EU, Pak Joseph Tan, JREI ( Joseph Real Estate Investor) Coaching. Saya pilih lembaga ini karena saya tau persisi bahwa pak joseph adalah salah satu pemain pertama di bisnis training properti ini. Dan yang lebih penting saya mengetahui bahwa memang pak joseph berhasil berinvestasi di beberapa properti dan menghasilkan income bulanan dari propertinya tersebut. Pak Joseph juga menerbitkan sebuah buku yang menjadi best seller di gramedia bulan juli 2009. Judulnya property cash machine.

Nah, setelah mengikuti workshop tersebut, saya semakin sadar bahwa memang investasi di properti sangat penting dan amat menjajikan. Baik bagi anda yang berprofesi sebagai karyawan, pengusaha maupun seorang ibu rumah tangga. Bahkan dapat saya katakan, jika kita ingin sukses financial, maka wajib bagi kita memiliki properti yang menghasilkan. Saya cetak tebal kata properti yang menghasilkan, karena tidak semua properti dapat digunakan sebagai elemen investasi. Bahkan ada properti yang justru menjadi beban biaya bagi kita.

Nah sebelum lebih jauh, berikut beberapa keuntungan berinvestasi di properti di banding instrumen investasi lain:
1. Sifat properti yang terbatas (scarcity) membuat nilai nya selalu naik. Tanah kan jumlah nya tidak dapat ditambah didunia ini. :P
2. Perlindungan dari inflasi, kenaikan nilai properti pada kondisi normal, selalu lebih tinggi dari angka inflasi.
3. Untuk membeli properti tidak harus memiliki uang cash senilai harga properti yang dibeli. Bandingkan dengan instrumen investasi lain seperti deposito, saham, reksadana, ORI, Sukuk dsb. Kita harus punya uang senilai harga investasi yang kita beli.
4. Ada 2 jenis keuntungan yang bisa kita dapat. Capital gain dan cashflow. Capital gain adalah selisih harga saat beli dan jual. sedangkan cashflow adalah income dari properti tersebut. Akan saya jelaskan lebih detail tentang capital gain dan cashflow ini.
5. Nilai properti dapat ditingkatkan siginifikan dengan nilai modal yang sedikit. Sedikit renovasi yang tepat dapat membuat nilai properti naik bahkan hingga dua kali lipat.
6. Untuk mengambil keuntungan dari properti kita tidak perlu menjualnya
7. Sebagai sarana penghematan pajak secara legal dan menguntungkan. Pembelian properti dapat menjadi aset yang menghemat secara pajak.
8. Bank sangat menyukai properti, pinjaman investasi di bank dengan jaminan properti diberikan bunga yang rendah.
9. Yang paling penting adalah semua orang kaya investasi di properti. Kalau mau Hidup kaya raya mati masuk surga ya investasi di properti hehee…

Well, jika investasi properti begitu menguntungkan, kok banyak orang yang belum berinvestasi di properti. Jawabannya tentu sangat sederhana, pertama belum tau caranya, dan kedua.. ciri khas kebanyakan orang.. ngga percayaan, susah percaya, ngga yakin dan ngga pede.. kebanyakan sih karena mental block. hayo hayo ..apakah itu termasuk anda?

Dalam investasi properti elemen kunci sukses nya dalah keahlian memilih properti dan mengolahnya menjadi properti yang menghasilkan. Banyak orang ketika membeli properti, detik itu pula lah properti tersebut menjadi beban, bukan menjadi penghasilan.

Contohnya: katakanlah kita mengambil sebuah rumah dari developer ternama. dengan program rayuannya sang marketing developer berhasil merayu kita untuk mengambil KPR dari sebuah rumah yang belum dibangun, masih berupa gambar, dan masih baru akan dibagun, dengan harga yang menurut kita murah. (ya iyalah orang masih gambar, masak mau mahal…). Ketika kita tandatangan akad kredit rumah, maka bulan depan kita sudah diharuskan mencicil, padahal rumah juga belum dibangun. Bulan kedua, ketiga, keempat .. sudah kita cicil. rumah baru digali pondasi, bulan kelima enam dan seterusnya.. Mungkin setelah satu tahun baru rumah dapat kita tempati. Ini artinya selama setahun rumah tersebut sudah menjadi beban bagi kita. Tanpa penghasilan. Ini bukan tipe investasi properti yang menguntungkan.

propertiLalu bagaimanakah investasi properti yang menguntungkan?
Yaitu ketika kita beli properti, properti tersebut sudah menghasilkan penghasilan, bahkan penghasilannya sudah mampu menutupi beban cicilan bahkan lebih dari beban pembelian yang kita lakukan. Contohnya sederhana, kita membeli sebuah rumah yang telah jadi. setelah akad kredit rumah tersebut langsung kita kontrakkan. dengan harga kontrak minimal sama dengan beban cicilan kita. Artinya rumah yang kita beli membayarkan cicilan kredit untuk pembelian rumah yang kita lakukan.

Contoh contoh sederhana itu tentu kita semua pasti sudah mengetahuinya. Hanya saja, kita belum pernah melakukannya atau bahkan mencoba melakukanya. bener ngga? hehe..
Well, dalam posting posting selanjutnya saya akan menceritakan berbagai tips tentang investasi di properti, termasuk “cara modern” yang lagi hot seperti tagline iklan lembaga properti di awal. “Beli properti tanpa duit, bahkan dapat duit”. Namun kali ini kita ke cara konvensional terlebih dahulu.

Sekitar tahun 1997 Om saya membeli sebuah tanah ukuran 150 m2 seharga 12.500.00 di daerah sekip di Palembang. Ini berarti harganya kurang lebih 84.000 per m2. Saat ini harga tanah tersebut tidak kurang dari 60.000.000. artinya terjadi kenaikan nilai sebesar 380% selama kurun waktu 97-09. Atau kurang lebih sekitar 30% pertahun. Tanah ini didiamkan saja. Tidak dibangun, hanya sesekali dibersihkan rumput liarnya saja..Jika dibangun rumah. lain lagi ceritanya bukan. hehe..

Well, saya tau cukup banyak rekan rekan saya yang seumuran memiliki dana yang lumayan ditabungannya. Tidak jarang malah assesories di badan, dari pakaian, jam tangan, sepatu, tas, hp, cincin dan sebagainya sekali keluar rumah bisa sampai 10 juta. bahkan lebih..hehe.. tanpa bermaksud mengkritisi. Penampilan memang sangat penting.

Namun selagi kita muda, kalau ada lebih lebih tabungan, bagaimana kalau kita belikan sebuah tanah di daerah. (tanah dijakarta kan sudah mahal). sesuaikan saja dengan dana yang ada. di daerah depok, bogor, tangerang, bekasi, cukup banyak tanah yang masih harga 50rb-100rb per meter persegi. Umur 25 tahun punya tanah seharga 20 juta. 10 tahun lagi tanah tesebut sudah jadi seharga 100 juta. Dan ini sangat mungkin terjadi.

Usaha dan investasi selagi muda. maka hidup kaya raya mati masuk surga bukan sebuah slogan belaka.

nantikan posting saya tentang tips tips investasi properti lainnya diblog ini. hasil mengikuti pelatihan dengan harga 4 juta rupiah. berbagai seminar properti. dan pengalaman dilapangan. semuanya gratis tis tis…

People find:
investasi properti, investasi property, tips investasi properti, investasi tanah, cara investasi tanah
Aug 21, 2009
Fico Maulana

7 Comments

  • saya juga sependapat bahwa bisnis properti sangat menjanjikan… saat ini saya sudah mulai dengan membuat kos-kosan… silahkan singgah di blog saya… saya sedang dalam proses menjadi investor properti, mohon didoakan… semoga kita semua sukses dalam harapan dan impian masing-masing…

    [Reply]

    faiz Reply:

    saya boleh di ajarkan trik >>menjadi pebisnis poperty

    [Reply]

  • Benar sekali, bahwa bisnis properti itu memang sangat menjanjikan, namun bagi seorang pemula yang akan terjun di dunia properti, haruslah mendalami berbagai disiplin ilmu seperti managemen uang, cara mencari partner bisnis, cara negosiasi, hukum, ekspektasi dan sebagainya.

    [Reply]

  • thx bgt bang atas infonya, tulisan yg sangat membuka wawasan tentang investasi, :)

    [Reply]

  • trims nasihat baiknya pak saya sangat terkejut membaca tulisan bapak semoga bermanfaat buat saya dan sahabat-sahabat kita maturnuwun pak fico

    [Reply]

  • Kalo untuk nanem sawit gimana co bisa ga?

    [Reply]

  • Tulisan yang sangat menginspirasi,.

    Saat ini saya juga sedang mencoba investasi properti, tapi sepertinya saya salah deh atau mungkin beruntung nantinya, saya berinvestasi membeli sebuah apartemen di daerah kebayoran Lama tepatnya Pakubuwono terace, apartemennya belum ada tapi akan selesai pada juni 2013 mendatang, saya membeli dengan sistem tunai keras cicilan 30 kali,.

    yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah saya beruntung nantinya ataukan akan rugi selamanya,.

    tolong ya di Konfirm

    Terimakasih.

    [Reply]

Leave a comment

Fico Twitter

    follow me on Twitter

    Arsip

    Ikuti Tips Terbaru dari Blog ini:

    Enter your email address:

    Switch to our mobile site