Siapa Bilang Indonesia Krisis?
Hari sabtu sore saya meluncur ke Pameran Indocomtech 2008 di JCC. Sebetulnya ini kali kedua saya ke acara ini, karena sebelumnya di hari kamis saya sudah survei survei awal. Biasa, kalau bicara soal komputer, minimal tiga kali harus berkunjung. Hari pertama, survei-survei awal alias ngumpulin brosur, hari kedua nganterin teman buat belanja, hari ketiga baru deh saya belanja sendiri hihihi..
Satu pertanyaan kembali muncul di benak saya. Saat ini penjualan komputer memakai kurs dolar berkisar antara 11.500 sampai 12.500. Artinya harga komputer/laptop yang dijual pun naik seirama. Saya pribadi tadinya mau membeli netbook Hp2133, atau acer aspire one. Niat saya urung karena aspire one ditawarkan pada harga 4,8 juta, HP2133 pada harga 6,8juta. Artinya harga in bisa selisih hingga satu juta dibanding minggu lalu. Namun sekali lagi, Indonesia tampaknya tidak terpengaruh krisis ekonomi dunia. Bayangkan pengunjung yang datang ke pameran ini ternyata tidak hanya melihat lihat. Tapi juga melakukan transaksi. Saya sampai terheran-heran.
Di counter acer saya sepat bercakap cakap dengan salah satu SPG nya. Saya tanya sudah menjual berapa unit mbak hari ini. Dengan entengnya dia menjawab. Hari ini sudah lebih 50 unit terjual Pak.. Huaapaaa!.. gubrak… lebih 50 unit dalam satu hari!.. Sembari melanjutkan, memang Indomtech kali ini ramai sekali pak. Kurs tinggi sepertinya tidak mempengaruhi.. begitu papar si mbak ini. Helehh.. Indonesia.. indonesia… ck ck ck ….
Berikut foto-foto hasil jepretan viewty saya, yang menjawab pertanyaan Siapa bilang Indonesia krisis?










